space ads

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, 29 August 2017

EXPLORASI BUKIT PASIR JAKA DI DESA CIMANGGU

Subang memang tidak pernah kehabisan tempat wisata alam yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah bukit pasir jaka. Bukit Pasir Jaka ini berada di Kampung Panyeredan, Desa Cimanggu, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang yang memiliki panorama alam yang tak kalah indah dengan bukit-bukit lain di Indonesia lainnya. Pemandangannya memanjakan mata, hamparan kabut tebal di bawah bukit bagaikan negeri diatas awan, yang dikelilingi gunung disekitarnya. Dipagi hari kita bisa melihat pemandangan sunrise di ufuk timur, sore hari kita bisa melihat pemandangan sunset di ufuk barat, sedangkan dimalam hari hamparan lampu-lampu begitu indah terlihat seperti bintang-bintang yang ada dilangit 

Untuk menuju ke lokasi ini cukup mudah, jalurnya tidak terlalu tinggi seperti mendaki gunung. Karena letak dari kampung terdekat ke bukit pasir jaka tidak terlalu jauh. Selain itu, alam di sepanjang jalan menuju tempat lokasi masih sangat alami.

Bukit Pasir Jaka


Melihat potensi yang cukup bagus ini KKNM Universitas Subang Kelompok 14 Wilayah Kerja Desa Cimanggu Kecamatan Cisalak Kab. Subang melakukan explorasi Bukit Pasir Jaka dengan menyadarkan kepada masyarakat Kp. Panyeredan khususnya serta warga Desa Cimanggu akan potensi yang ada di daerah itu, hal itu tercermin dengan dilakukannya sosialisasi kepada masyarakat serta kegiatan Kerja Bakti Gotong Royong antara Mahasiswa, Karang Taruna serta masyarakat sekitar untuk membuka Akses Jalan serta menata Puncak Pasir Jaka yang akan dijadikan destinasi Wisata Desa Cimanggu.

Saat MJ melakukan konfirmasi kepada Dindin sebagai Kordinator KKNM Unsub Kelompok 14 mengatakan “ Alhamdulillah setelah beberapa Minggu berada Di Desa Cimanggu Kelompok 14 menemukan Destinasi Wisata yang tak kalah dengan daerah lain, sehingga kami dan teman-teman melakukan explorasi Bukit Pasir jaka dengan membuka akses jalan menuju Puncak Pasir Jaka dan menata puncak pasir jaka dengan membuat Papan Plang, Spot untuk Selfi, dan Tempat duduk, ” pungkasnya.

Kemudian tanggal 27 Agustus 2017 di Puncak Bukit Pasirjaka dilakukan Camping Bersama serta Perpisahan KKNM Univesitas Subang, yang dihadiri oleh Kepala Desa Cimanggu, Warga Desa Cimanggu, Tamu Undangan dari kelompok KKNM Unsub yang ada Kecamatan Cisalak serta Tim Pecinta Alam.  Pesta Kembang Api, Nonton Bareng Timnas menarik warga baik yang tua, muda maupun anak-anak untuk menghadiri acara Camping Bersama.

Dalam sambutannya Kepala Desa Cimanggu Banda Mulyana mengatakan “ saya mengucapkan terima kasih kepada Anak-anak KKN yang telah melakukan penataan di Bukit Pasir Jaka, kedepan saya berencana tempat ini bisa jadikan bumi perkemahan selain sebagai tempat istirahat sebelum dan sesudah menuju objek wisata Curug Sawer Paok, Curug Wokwok dan Curug Bentang, karena tempat ini sangat luas dan mendukung untuk dijadikan tempat camping.” Katanya.  


Dengan penuh berkaca-kaca Zaenal warga Kp. Panyeredan mengatakan kepada MJ “ saya merasa terharu setelah penantian lama ingin membuka Bukit Pasir Jaka yang indah ini menjadi tempat Wisata, Alhamdullilah KKNM Mahasiswa Universitas Kelompok 14 dibantu dengan Warga, Karang Taruna serta mewujudkan mimpi saya.  Mudan-mudahan kedepan Bukti Pasir Jaka menjadi Objek Wisata Unggulan di Kabupaten Subang yang pada akhirnya akan mendongkrak perekonomian warga sekitar”. Katanya.  



Bukit Pasir Jaka


Bukit Pasir Jaka


Wednesday, 16 August 2017

KEGIATAN SUNTIK CAMPAK DI SMP,SMA BANI MA'SUM

Kamis 3 Agustus 2017 Mahasiswa KKNM Universitas Subang bersama bidan Desa dan kader mengadakan suntik Campak ke SMP, SMA, Bani Ma'sum.











WISATA GUNUNG CANGGAH

Gunung Canggah merupakan sebuah potensi wisata alam yang masih alami dan masih tetap terjaga, gunung canggah terletak pada desa cimanggu trek yang di lewati nya melewati desa cimanggu, langsung melewati kampung citali, yang mana di sana terletak tempat parkir untuk menyimpan motor, dan ada juga mushola yang masih layak untuk di pakai, ada pun masyarakat yang masih menjalani aktivitasnya yaitu petani adapun masyarakat yang masih rajin pembuat gula aren yang masih tradisional menggunakan lahang dan juga lokasi disana masih tetap terjaga dan alami udara disana pun masih segar dan disuguhi oleh hamparan alam yang sangat luas, masih banyak potensi alam disana yaitu diantaranya ada curug yang masih tetap terjaga dan masih alami.


Untuk menuju gunung canggah perkiraan sampai puncak kira-kira sekitar 6 jam sampai di puncak, tapi trek untuk menuju puncak sangatlah ekstrim karena sebelah kanan dan sebelah kiri jurang-jurang yang sangat dalam terlihat sangatlah jelas dan juga trek yang dilewatinya licin, tetapi tenang saja semua akan terbayar oleh keindahan pemandangan dari atas puncak gunung canggah. 


gunung cangak

mushola


aktivitas masyarakat

hamparan sawah

aktivitas masyarakat

curug paok 

pengolahan gula aren masyarakat


WISATA BUKIT PASIR JAKA

                Wisata pasir jaka merupakan sebuah potensi baru untuk desa cimanggu, yang mana dulu pernah ada dan di kelola oleh masyarakat namun sekarang sudah tidak dikelola lagi oleh masyarakat di sekitar di karenakan oleh kurangnya perhatian masyarakat terhadap potensi wisata tersebut, dengan kedatangannya mahasiswa KKNM dari universitas subang merupakan sebuah kesempatan untuk membantu mengembangkan kembali wisata yang mana dulu pernah di kelola oleh masyarakat sekitar.

               Disini peran sebagai mahasiswa membantu masyarakat dengan sebuah pemikiran dan sebuah konsep yang mana sudah di diskusikan oleh mahasiswa tentang prospek yang nanti kedepanya akan di buat sebagai desa binaan wisata agar masyarakat luar bisa menikmati potensi yang ada di desa cimanggu kampung panyeredan ini.

Bukit Pasir Jangka
Bukit Pasir Jaka


Bukit Pasir Jangka
Bukit Pasir Jaka

Bukit Pasir Jangka
Bukit Pasir Jaka

Bukit Pasir Jangka
Bukit Pasir Jaka




PEMANFAATAN KULIT MANGGIS DESA CIMANGGU

sosialisasi pengolahan kulit manggis

Universitas Subang (UNSUB) Sejak 17 Juli sampai 31 Agustus 2017 kembali mengadakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bentuk perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya aspek Pengabdian kepada masyarakat.[1] Kelompok-kelompok KKN UNSUB disebar ke desa-desa di wilayah Kabupaten Subang yang dianggap membutuhkan perhatian untuk mengembangkan potensi Agrowisata yang ada di desa-desa tersebut. Kami tergabung dalam kelompok 14 ditempatkan di Desa Cimanggu, Kecamatan Cisalak. Desa yang berbatasan dengan Desa Paku Haji dan Desa Gardu Sayang.

            Sesuai dengan nama desa tersebut “Cimanggu” yang berarti buah manggis, disana terdapat banyak pohon manggis yang tumbuh subur. Namun sayangnya, pada bulan Agustus tahun ini, pohon-pohon manggis tersebut belum berbuah, karena belum memasuki musimnya ungkap ibu Euis pemilik rumah tempat kami tinggal selama KKN. Sehingga kami tidak bisa merasakan manisnya buah manggis yang sering diceritakan warga.

            Buah manggis oleh sebagian besar masyarakat Desa Cimanggu hanya dikonsumsi bagian dalamnya atau buahnya saja. Tidak banyak yang memanfaatkan kulitnya, padahal banyak sekali manfaat yang terkandung dalam kulit manggis. Hal ini dapat dipahami dengan sederhana, kerena, memang kulit manggis tidak se-lezat dan semanis bagian dalam buah manggis, rasanya pahit dan tidak enak, sehingga untuk mengkonsumsinya perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu.

Kulit buah manggis memiliki kandungan Xanthone yang bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan sel kanker dan tumor. Selain itu kulit buah manggis mengandung mangosti yang berupa zat antioksidan dan antimikroba. Selain itu Kulit buah ini berhasiat dalam hal menetralkan asam lambung , membunuh kuman penyakit dan bakteri-bakteri merugikan sehingga sistem pencernaan didalam tubuh tetap lancar. Kulit manggis mengandung Antioksidan alami yang sangat berguna bagi jaringan sel tubuh manusia sehingga tampak lebih awet muda.

 Manfaat kulit manggis juga berperan dalam penyerapan metabolisme protein dan karbohidrat sehingga membantu menjaga stamina tubuh selalu tetap fit. Antioksidan dapat mengakhiri reaksi berantai dan meperlambat atau menghambat reaksi ini dengan menghapus intermediet radikal bebas, dan menghambat reaksi oksidasi lainnya. Jika kadar antioksidan dalam tubuh rendah, akan membuat tubuh sulit mengontrol kandungan nutrisi dan vitamin C yang terdapat dalam tubuh.


sosialisasi pengolahan kulit manggis


Sebenarnya sudah banyak orang tahu tentang manfaat kulit manggis di Desa Cimanggu sebagai obat, tetapi belum banyak orang yang tahu bagaimana cara mengolahnya. Kami melihat hal ini sebagai potensi di Desa Cimanggu yang perlu di perhatikan, dikembangkan dan dimaksimalkan dengan baik. Oleh karena itu, kelompok kami menjadikan pengolahan kulit buah manggis sebaggai program dalam KKN kelompok 14.

Program sosialisasi ini dilakukan sejak 1 Agustus 2017 sampai dengan 12 Agustus 2017, kelompok kami melakukan sosialisasi ke semua Posyandu yang ada di Desa Cimanggu, yang menjadi sasaran sosialisasi ini adalah ibu-ibu yang berada di Desa Cimanggu khususnya yang sedang berada di Posyandu. Ibu bidan dan ibu-ibu kader desa yang bertugas di Posyandu juga membantu kami dalam menjelaskan manfaat kulit manggis kepada masyarakat.

Menyadari bahwa kondisi pada saat sosialisasi di Posyandu kurang kondusif, karena banyak anak-anak yang bermain-main, berlarian kian kemari, disertai suara-suara keributan khas anak-anak, Maka, kami membuat semacam selembaran tentang cara mengolah kulit buah manggis tersebut. Masyarakat antusias dengan informasi pemanfaatan kulit manggis yang kami lakukan, bahkan ada yang meminta kami untuk membuatkan modul khusus agar bisa mereka praktekkan dirumah.

Harapan kami, semoga kedepanya, setelah di berikan informasi tentang tata cara pengolahan kulit manggis, Masyarakat Desa Cimaggu dapat mengembangkan pemanfaatan kulit manggis secara maksimal sehingga Cimanggu bukan hanya menjadi sentra penghasil buah manggis saja tetapi juga sentra penghasil olahan kulit manggis. Amiiin. 

Tuesday, 15 August 2017

LETAK GEOGRAFIS DESA CIMANGGU

GEOGRAFIS DESA CIMANGGU


Peta wilayah desa cimanggu
peta wilayah desa cimanggu


Desa Cimanggu merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Desa Cimanggu terletak di daerah pegunungan yang memiliki iklim dengan curah hujan 2.931 mdpl dengan jumlah bulan hujan sebanyak 5 bulan, suhu udara yang sejuk dengan suhu rata-rata 24˚- 32˚ C dan memiliki karakteristik topografi yang berbukit-bukit dengan ketinggian dari permukaan laut 4.221 mdpl.

Batas Desa Cimanggu :
Sebelah Utara              berbatasan dengan Desa Cibuluh
Sebelah Selatan           berbatasan dengan Hutan Perhutani,
Sebelah Barat              berbatasan dengan Desa Gardusayang
Sebelah Timur             berbatasan dengan Desa Pakuhaji 

Friday, 11 August 2017

PENYAMBUTAN MAHASISWA KKNM UNUSUB DAN UPI KEC. CISALAK

Kuliah kerja nyata mahasiswa (KKNM) merupakan sebuah pengabdian kepada masyarakat yang termasuk dalam tri darma perguruan tinggi mahasiswa, kuliah kerja nyata mahasiswa ini berada di tempat yang menurut saya sangat strategis untuk mengembangkan potensi wisata karna berada di daerah di kec. cisalak kab. subang, dan di sambut oleh kecamatan cisalak.


penyambutan mahasiswa KKNM